Menurut Kantor Berita ABNA, Eshaq Al-e Habib menilai JCPOA sebuah prestasi diplomasi multilateral dalam melawan krisis panjang terhadap Iran, dan mengatakan, resolusi 2231 mencabut seluruh sanksi sebelumnya Dewan Keamanan anti Iran.
Eshaq Al-e Habib memandang langkah Amerika keluar dari JCPOA tidak memiliki landasan hukum. Ia juga meminta anggota PBB menentang aksi ilegal Washington tersebut demi menjaga piagam PBB.
Kemarin upaya Amerika mencantumkan dua pasal tambahan di bujet 2021 PBB khusus untuk menghidupkan komisi sanksi anti Iran gagal setelah mendapat penolakan dari 142 suara.
342/